[google-translator]

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Resmi Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Sumba Timur

Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur resmi melanjutkan kerja sama. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc dan Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si di Kantor Bupati Kota Waingapu, Sabtu (27/11/2022) malam di Kantor Bupati Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Turut menyaksikan penandatanganan MoU tersebut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistim Informasi, Dr. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Yefri C. Adoe, SE, Dr. Ir. Marcelien Dj. Ratoe Oedjoe, M.Si, PIC PMM2 Undana, Dr. Rolland E. Fanggidae, MM beserta sejumlah dosen Undana. Hadir pula, Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq.

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc dalam sambutannya mengatakan, dengan kerja sama tersebut, Undana hadir bersama pemerintah Sumba Timur dan masyarakat untuk mengatasi persoalan yang tengah di hadapi. Misalnya, persoalan stunting, gizi buruk dan juga kemiskinan.

Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc dan Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing menunjukkan MoU yang telah ditandatangani, disaksikan Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq.

Oleh karena itu, melalui transformasi pendidikan, saat ini dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), jelas Rektor Undana, Undana pun dituntut untuk melakukan tridarma di luar kampus. Sebab, belajar bukan saja dapat dilakukan di ruang-ruang kelas, laboratorium maupun perpustakaan. Namun, belajar bisa dilakukan di masyarakat maupun di desa.

“Dengan MBKM ini, justru universitas mendapat keluasan untuk berkontribusi bagi daerah dan masyarakat. Karena itu, kami datang di sini untuk melanjutkan kerja sama melalui penandatanganan MoU. Tetapi tidak sekadar MoU tetapi yang lebih penting adalah Perjanjian Kerja Samanya,” jelas Rektor Undana.

Lebih lanjut kata Rektor Undana, kehadirannya ke Undana berkomitmen memberi keluasan bagi tim Undana guna berkoordinasi dengan Organisasi Perangkata Daerah (OPD) dalam mengidentifikasi persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Caranya, kata Rektor, tahun depa, pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap model desa binaan, yang diprioritaskan, dan semua disiplin ilmu di Undana melakukan kegiatan pengabdian di desa-desa binaan tersebut.

“Saya juga sudah tegaskan dan evaluasi, walaupun anggara tridarma kita tidak besar, tetapi jika kita fokus dan mengintegrasikan seluruh kegiatan, dengan membina satu atau dua desa, maka akan memberikan dampak yang besar bagi masyarakat,” ujar Rektor Maxs.

Ia menambahkan, dosen-dosen Undana saat ini terus didorong agar tidak nyaman berada di kampus, tetapi mulai terjun ke tengah masyarakat guna memecahkan persoalan masyarakat, seperti stunting, gizi buruk maupun kemiskinan. Dengan demikian, tagline Undana berdampak di usianya yang ke-60 benar-benar dirasakan masyarakat luas.

Sementara itu, Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si menambahkan apa yang dilakukan Undana sebagai sebuah berkat. Apalagi dengan adanya komitmen Rektor Undana untuk semakin berdampak bagi masyarakat, khususnya di Sumba Timur.

“Kami senang sekali karena tentu saja Undana juga sangat paham dengan suasana psikologis masyarakat kita di sini. Secara teknis, kelanjutan kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti oleh OPD dengan fakultas atau jurusan terkait di Undana,” katanya.

Pihaknya mengaku, persoalan krusial yang masih menghantui masyarakat Sumba Timur adalah stunting, kemiskinan dan gizi buruk.

“Oleh karena itu, pelibatan kampus, dunia usaha maupun DPRD sangat diharapkan, karena kebijakan anggaran itu tentu Pak Ketua DPRD Sumba Timur juga konsisten mendukung kami,” tandasnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Sumba Timur menyebut, pada prinsipnya pihaknya siap menindaklanjuti tridarma pendidikan tinggi yang dilakukan Undana di Sumba Timur (rfl)

FOTO-FOTO

Comments are closed.
Archives